Tingkatkan Perkembangan Kecerdasan Spiritual pada Anak Sejak Dini

Kecerdasan Spiritual Anak – memang begitu penting bagi manusia. Sebab Manusia sendiri memang telah memiliki kecerdasan Spiritual mereka untuk bisa menemukan kebahagiaan dan juga makna dari kehidupannya. Sebab itulah, para pendidik harus bisa memahami lebih dulu – lalu bisa mengenali dan bisa mempelajari kecerdasan Spiritual. Sehingga disini pendidik bisa mengenalkan dan mengembangkan kecerdasan tersebut pada anak dengan begitu mudah dan begitu baik. 

Terlebih lagi di era Milenial ini sangat amat memprihatinkan sekali ! karena memang banyaknya Spiritual anak yang sudah merosot. Krisis ini sudah terjadi tak hanya pada kalangan masyarakat saja, namun hampir terasa pada seluruh tingkatan kehidupan. Dan bisa dilihat sudah, banyak manusia saat ini yang terlibat dengan Narkoba – lalu Minum-minuman Keras – Pergaulan Bebas – Pergaulan dengan Kriminalitas Tinggi – ada Bullying – Bolos Sekolah dan masih banyak salah pergaulan diluar sana yang sudah meluas saat ini. 

Kasus-kasus tersebut bisa saja terjadi dimana dan kapan saja tanpa pandang bulu sedikitpun ! Para Pelakunya sendiri bisa saja dari kalangan atas maupun kalangan bawah, lalu bisa datang dari para Pejabat Tinggi , Guru maupun Dosen dan kalangan Seusia mereka juga bisa saja terjadi. Yang sering saja terjadi adalah tawuran antar pelajar – bolos sekolah dan main di Club. Nah hal inilah yang menjadi tanda-tanda dari kurang kuatnya Spiritual dalam diri seseorang. Dan nantinya di dalam Spiritual tersebut mampu menumbuhkan sikap baik, bahwasannya semua tindak laku manusia akan selalu diawasi oleh Tuhan yang Maha Esa.. 

Penanaman Kecerdasan Spiritual 

Kecerdasan ini sangat amat penting lho, sebab kedepannya akan mampu membentuk karakter manusia itu sendiri. Berarti disini Kecerdasan Spiritual sama dengan “ Kecerdasan Jiwa “ …. Yang mana dirinya bisa membantu manusia untuk menyembuhkan dan bisa membangun dirinya secara utuh. Dan kecerdasan Spiritual ini sudah berada di bagian diri yang paling dalam untuk berbagai hubungan. Kecerdasan Spiritual juga sudah berada di bagian diri yang paling dalam dan berhubungan langsung dengan kearifan dan kesadaran dengan manusianya yang tak hanya mengakui nilai-nilai yang ada namun manusia secara kreatif bisa menemukan adanya nilai-nilai yang baru. 

Menurut dari peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 60 tahun 2013, ada yang namanya pengembangan anak usia dini Holistik Integratif memutuskan bahwa yang dimaksud anak usia dini ini adalah anak yang sejak ia ada di dalam kandungan sampai dirinya telah menginjak usia 6 tahun yang sudah dikelompokan atas janin dalam kandungan sampai dengan lahir, lalu lahir sampai dengan batas usia 28 hari, lalu untuk usia Satu Tahun sampai dengan batas waktu 24 bulan, dan untuk usia 2 tahun sampai dengan usia 6 tahun. 

Nah disini Individu sejak lahir sudah diperkenalkan dengan agama yang berarti, akan berbeda dengan Individu yang tidak dikenalkan agama. Mereka yang lebih mengenal agamanya pasti Spiritualnya akan jauh lebih baik dibanding dengan mereka yang tidak mengenal agama. Pendidikan agama yang telah diajarkan di dalam keluarga, akan langsung tertanam dan berkembang dalam diri anak maupun keluarga tersebut. Dan jika didasari oleh uraian diatas, peneliti akan tertarik untuk meneliti bagaimana upaya mengembangkan kecerdasan Spiritual serta adanya pengaruh terhadap anak usia dini. 

Tujuan dan Hipotesis dari Penelitian 

Sesuai sekali dengan rumusan masalah yang telah dikemukakan barusan, bahwa tujuan yang ingin benar-benar dicapai dalam penelitian ini menjadi untuk mengetahui upaya dalam mengembangkan kecerdasan Spiritual pada anak usia dini dan siapa saja yang memang berperan langsung di dalamnya mengenai bagaimana pengaruh atas kecerdasan pada anak usia dini tersebut. Inilah yang disebut sebagai Tujuan serta Manfaat atas Penelitian tersebut. 

Lalu untuk Hipotesis Penelitian sendiri adalah sesuatu yang diuji dalam Penelitian tersebut terdapat 2 jenis seperti : Hipotesis Mayor dan juga Minor. Rumusan Hipotesis Mayor ini adalah adanya pengaruh atas kecerdasan Spiritual pada anak Usia Dini. dan Hipotesis untuk Minornya yakni terdapat pengaruh atas kecerdasan Spiritual pada anak usia dini saat mereka melakukan sekolah di Pondok misalnya. 

Definisi Secara Operasional atas Kecerdasan Anak 

Menurut Danah Zohar serta Ian Marshall pada bukunya, Kecerdasan Spiritual atau SQ ini menjadi kecerdasan untuk bisa menghadapi persoalan makna atau Valuenya yakni kecerdasan untuk bisa menempatkan perilaku dan di dalam konteks makna yang jauh lebih luas serta kaya. 

Dalam kata lain, orang yang cerdas secara spiritual ini adalah orang yang dikatakan mampu dalam mengaktualisasikan Nilai-Nilai Ilahiah sebagai Manifestasi dari aktivitasnya di dalam kehidupan sehari-hari dan upaya di dalam mempertahankan keharmonisan serta keselarasan dalam kehidupannya sebagai wujud atas pengalamannya terhadap tuntunan Fitrahnya sebagai makhluk hidup yang memiliki ketergantungan terhadap kekuatan yang sudah berada di luar jangkauan dirinya yakni dari Sang Maha Pencipta. 

Jadi bisa disimpulkan bahwa, Kecerdasan Spiritual ini adalah Kecerdasan yang mana seseorang mampu memaknai secara gamblang kehidupannya dan mampu di dalam memecahkan Persoalan di kehidupannya. 

Contohnya pada anak Usia Dini, mereka memiliki kelompok berbeda-beda pada proses dari pertumbuhan dan perkembangan unik. Anak memiliki pola dari pertumbuhan dan juga perkembangannya dalam Mengkoordinasi Motorik Halus maupun Kasar seperti : 

  • Daya Pikir atau Daya Cipta dengan bahasa dan komunikasinya
  • Selalu tercakup pada Kecerdasan Intelektualnya ( IQ )
  • Selalu tercakup pada Kecerdasan Emosionalnya ( EQ )
  • Selalu tercakup pada Kecerdasan Spiritualnya ( SQ )
  • Selalu tercakup pada Kecerdasan Agamanya ( RQ ) 
  • Dan semua ini sudah sesuai dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. 

Metode dari Penelitian pada Kecerdasan Spiritual 

Dari sini kalian bisa menemukan adanya Penelitian dengan menggunakan Metode Kualitatif dan mengarah langsung pada penelitian lapangan dan pengamatan peneliti serta bisa menemukan adanya Literature-literature terdahulu yang mana sudah melakukan penelitiannya lebih dahulu. Nah tujuan dari penelitian ini memang untuk bisa mengetahui cara mengembangkan dan pengaruh atas kecerdasan dari Spiritual anak pada Usia Dini. 

Kesimpulan untuk Bisa Mengoptimalkan Kecerdasan Anak 

-) Pertama : selalu membantu anak untuk bisa merumuskan tujuan hidupnya. Baik itu pada hidup jangka pendek maupun untuk hidup jangka panjang. 

-) Kedua : sesering mungkin untuk orang tua menceritakan adanya kisah-kisah yang agung, kisah yang menarik dengan kesan pesan di dalamnya layaknya kisah para Rasul atau pahlawan lainnya. 

-) Ketiga : selalu mendiskusikan segala persoalan dengan adanya perspektif yang Ruhaniyah. 

-) Keempat : sering-seringlah untuk melibatkan anak dalam ritual keagamaan seperti halnya dilatih sejak kecil untuk bisa Sholat Berjamaah untuk anak laki-laki dan selalu mengajarkan bagaimana cara membaca doa dengan baik dan yang terpenting adalah dengan pemaknaan dari kegiatan tersebut. 

-) Kelima : selalu mengajak anak kepada orang yang Menderita. Dalam artian selalu mengajak anak ikut mengunjungi orang yang tak mampu dan memberikan sedikit rezeki. Jadinya anak akan mampu mengembangkan sikap selalu berbuat baik terhadap orang lain.